Home

Beberapa waktu yang lalu, saya memutar film dokumenter berjudul Home di kelas 4.

Okey, ini film sebenernya udah jadul punya. Keluaran tahun 2009.

Menceritakan tentang keadaan planet kita ini yaitu Bumi dengan rentang penceritaan dari asal mula bumi terbentuk sampai masalah-masalah yaang dihaadapi pada saat ini. Point penting yang saya ambil pada film ini adalah bahwa si pentutur kisah mengambil posisi yang positif dan bukan pesimis. Kita diajak mengenal apa saja yang diderita Ibu kita ini, tapi juga memberikan pemikiran bahwa kita pasti bisa menjaganya. Kita pasti bisa untuk mempertahankan kehidupan seluruh makhluk diatas rumah kita. Continue reading

C’est la vie

Saya menulis ini sambil ngeliatin anak-anak tetangga main di kebun di belakang kediaman kami yang luas. Emak-emaknya pada nongkrongin. Dan emak-emak ini, dikit-dikit tereak: Jangan main gedebong pisang! Getahnya nanti kena baju! Jangan mainin pohon itu, daunnya berduri! Jangan masuk tempat sampah! Jangan manjat pohon, nanti jatoh!

Jangan..

Jangan…

Beberapa hari yang lalu, salah satu anak kami harus di bawa ke kliniknya Rambo. Pelipisnya sobek akibat jatuh kepeleset saat dia dan beberapa kawannya main lari-larian saat istirahat. Bu Dokter  lagi tidak di sekolah. Anaknya sih normal-normal aja yaitu nangis, walaupun dia baru kejer pada saat cewek-cewek rekan-rekannya yang ngeliat darah bececeran di lantai itu pada tereak-tereak lebay. Anaknya jadi histeris, deh!

Kata Rambo, ‘Kereeen, musti dijahit, loh! Nanti jadi kayak jagoan di film.’

Anaknya tambah nangis, hehe..

‘Pak Dokter punya plester yang ada gambar-gambar kartunnya, loh! Lihat, deh.. Menurut kamu, mana yang paling okey?’ Continue reading

Perda Kota Bogor No.12 Tahun 2009

Masih tentang perda kawasan bebas rokok.

Jawa Barat atau lebih tepatnya kota Bogor sudah memiliki perda sendiri loh mengenai kawasan dilarang merokok. Silahkan klik di sini kalau ingin membacanya.

Hyayaaa… Saya baru tahu. Maka inilah namanya juga guru telat.*malu bok!  Dan juga memang gak gitu heboh disini mengenai itu. Paling yang seru masalah perda itu ya daerah Jakarta. Dan begitupun di buku-buku teks pegangan kami, dikasih contoh perda rokok itu dari Jakarta.

Duh, kasihan deh anak-anak di 32 provinsi yang lain. Pas pelajaran PKN kelas 5 tema tentang perda, yang diulas perdanya Jakarta doang! Continue reading

Gak Kreatip Amat!

Silahkan baca dulu tulisan saya yang ini. Kalo tidak, mungkin gak ngeh, deh!

Well, sekali lagi di kelas yang berbeda, kami membahas mengenai perda rokok ini. Salah satu contoh yang sering diulang, karena dirasa penting untuk anak-anak sekolah.

Seperti kejadian tahun dulu, anak-anak seru aja nyari korban. Tapi ternyata tahun ini ceritanya lain. Anak-anakku yang cewek kembali ngadu dan nangis. Gara-garanya pas mereka mengingatkan beberapa pekerja bangunan yang kebetulan ada di sekolah, malahan mereka dihardik.

Rese amat sih! Suruh gurunya ke sini kalo berani! Jangan anak-anaknya yang disuruh! Continue reading

Jangan Jadi Jahat

‘Kalau Saya, sih, sekolahan itu jadi pilihan terakhir, deh! Gak jelas!’

Itu kalimat yang dilontarkan oleh salah satu ortu kepada ortu murid kami, beberapa saat yang lalu. Pada saat pertemuan pertama walimurid di salah satu SMP tetangga kami.

Nyesek? Well, gak juga. Udah biasaa..

Seperti sering saya ulang di sini beberapa saat yang lalu, sekolah ini adalah sekolah pilihan terakhir dimana anak-anak yang kami terima adalah anak-anak yang kebanyakan gak diterima di sekolah lain. Sebagian besar karena masalah membaca. Karena seperti kita semua tahu, walaupun sebenarnya sekolah dasar itu tidak diperkenankan menolak siswa karena anak itu belum dapat membaca, seharusnya tugas guru sekolah dasar yang membimbing anak dapat membaca dan bukan TK, tapi toh kenyataannya seperti itu. Kebanyakan SD memang ogah repot ngajarin anak membaca.

Asiknya emang anak itu udah bisa baca pas masuk SD. Jadi bisa ngebut.

Nilainya bagus-bagus! Continue reading

Jekyll

Claire: No one worth think is worth telling me I married a warewolf?

Detective Calendar: You didnt married a warewolf, Mrs. Jackman, You married Doctor Jekyll.

Claire : Doctor Jekyll?

Detective Calendar: Doctor Henry Jekyll, died in Edinburg in 1886.

Claire: Doctor Jekyll… and Mister Hyde?

Detective Calendar: Yes.

Claire: Dr. Jekyll and Mr. Hyde was a story.

Syme: No, it wasn’t.

Detective Calendar: No, it isn’t.

Claire: I’m Mrs. Jekyll and Hyde?

Detective Calendar: Yes, You are.

Lanjut baca..

Sherlock

Watson: What are you doing?

Holmes: Nicotin patch. Helps me think. Impossible to sustain a smoking habit in London these days. Bad news for brain work.

Watson: It’s good news for breathing.

Holmes: Oh… Breathing! Breathing’s boring.

Watson: Is that…three patches?

Holmes: It’s a three-patch problem.

Lanjut baca..

Guru dalam Buku dan Film: Botchan (Botchan)

Kata Botchan tidak dapat diterjemahkan karena berbagai nuansa yang terkandung di dalamnya. Pada dasarnya kata itu merupakan panggilan sopan untuk para anak laki-laki, terutama ketika mereka masih kanak-kanak, dari keluarga terpandang. Sapaan ini serupa dengan ‘tuan muda’, namun dengan nuansa kedekatan dan kasih sayang di dalamnya. Dalam beberapa kasus, kata ini juga bisa digunakan untuk merujuk kepada seseorang yang agak manja dan menuruti maunya sendiri.

Alan Turney.

Aku pada kisah ini tidak pernah disebutkan namanya selain hanya sebagai Botchan saja yang figurnya hampir merupakan representasi dari kata tersebut. Dia adalah putera kedua dari keluarga terhormat yang pada masa kecilnya dikenal sebagai seorang anak yang minta ampun badungnya. Dia digambarkan sebagai orang yang bersumbu pendek, sangat gampang tersulut emosi, namun perasa dan tidak segan mengorbankan dirinya sendiri demi orang lain. Continue reading

Pokoknya Sekarang!

Jadi, seperti yang pernah saya tuliskan di blog yang satu lagi itu bahwa yang namanya liburan seorang guru punya tugas tambahan satu lagi yaitu KONDANGAN.

Iyaaaah, kondangan. Atau mungkin lebih tepatnya ngejengukin anak-anak kami yang baru saja dikhitan.

Hal yang bikin kaget saat pertama kalinya menghadiri kondangan atau sekedar menjenguk anak adalah bahwa saya ujug-ujug DITUNJUKIN lukanya ituuuu. Yah, mungkin ini budaya beberapa masyarakat disini, yaa.. Saat ada yang nungul, tau-tau lah ibu atau bapaknya buka aja itu sarung dan ngasih tau di depan muka.

NIH LIAT… BEDARAAAH KAAAAN… Continue reading

Iri dan Adil

Rasa iri hati kita selalu berumur lebih panjang daripada kebahagiaan dari mereka yang membangkitkan rasa iri hati tersebut.

-  La Rochetoucauld

‘Bu, kalo ortunya xxx protes lagi mengenai ABK (anak berkebutuhan khusus) gimana? Apa Saya langsung bilang aja silahkan diskusi sama Ibu aja?’

Salah satu rekan walikelas tiga yang menyatakan kekhawatiran itu. Bukan tidak beralasan, sang ortu memang sudah dikenal sebagai salah satu ortu yang, yah, mungkin rada bikin ribet. Gak pernah ikut rapat ortumurid, gak pernah mau ikut kegiatan, tapi tau-tau protes dengan kebijakan sekolah atau keputusan ortu murid yang sudah disepakati bersama. Continue reading