Kreatif itu Murah

Hal yang kadang bikin jengkel saya jika ikutan kumpul dengan guru-guru SDN sekitar kami adalah guru-guru selalu mengernyit iri dengan guru-guru swasta. Sebab selalu dalam kepala mereka, guru-guru swasta bisa lebih kreatif karena fasilitasnya lengkap..kap..kap… Fasilitas lengkap itu gak sepenuhnya benar. Lagian,  toh menurut saya gak ada hubungannya.

Hubungan terbesar antara kreatif atau tidak hanya kadar kemalasan. Maaf keras, habis kadang jengkel banget sih!

Kita gak punya alat peraga, tereak mereka. Pengen sih anak-anak aktif, tapi gak ada biayanya.

Kadang kan gak perlu biaya. Misalnya, pelajaran IPS. Bosen ceramah terus, bisa main do mi ka do. Sama saja seperti main do mi ka do biasa, hanya setelah cis..cis.. tidak menghitung satu, dua, tiga. Tapi..

Guru: Sekarang kerajaan hindu, ya…

Do mi ka do mi ka do ekstra ekstra do ekstra do bea bei cis cis kutai… majapahit.. sriwijaya (dor!!!) Salah! Sriwijaya kerajaan buddha. Yang kalah keluar!

Lagi-lagi! Sekarang, sebutkan walisanga.

Do mi ka do mi ka do ekstra ekstra do ekstra do bea bei cis cis sunan bonang… sunan kalijaga… sunan giri… sunan drajat… ngng… (Dor!!) kelamaan. Keluar!

Nah, butuh apa itu. Cuma sekilo semangat. Kita bisa belajar dengan senang.

Di TV banyaaaak sekali inspirasi yang dapat diambil dari berbagai macam kuis. Bagi anak-anak, kuis selalu menyenangkan. Dan gak usah repot mikirin hadiah. Yah, emang sih kadang saya suka menemukan anak-anak yang kecil udah matre, tapi saya kira itu karena terbiasa. Mereka gak pernah bertanding kalau bukan acara besar sekolah yang dapet hadiah atau piala. Padahal, jika kita membiasakan dan ingat, bahwa anak-anak itu sukanya pamer. Beri saja mereka kertas yang berisi penghargaan, kalau bisa dibentuk lucu bintang atau medali, lalu tempel di dinding tu sudah cukup. Mereka akan berlomba mengumpulkannya.

Kadang, kita malah gak usah repot bikin soal. Bagi saja anak-anak beberapa kelompok, lalu minta mereka saling menantang kelompok lain dengan cara setiap kelompok membuat 20 soal. Soal itu dikerjakan oleh kelompok yang ditantangnya. Siapa yang berhasil mendapat nilai paling baik, kelompok itu yang menang.

Rekan saya Guru Matematika di kelas 5 membentuk semacam mentoring. Anak-anak yang sudah menguasai materi, diminta membimbing yang belum menguasai materi. Daftar anak yang sudah menguasai dan yang belum ini ditempel di depan pintu kelas. Nah, anak-anak berlomba kan masuk daftar yang sudah menguasai. Dan untuk anak yang berhasil membuat anak lain yang tadinya belum menguasai jadi sudah menguasai ini mendapat bintang. Satu bintang untuk satu anak yang berhasil dibawa masuk daftar menguasai. Maka anak-anak pun berlomba mendapat bintang sebanyak-banyaknya. Kebanggan dong buat mereka karena telah berhasil membimbing rekannya.

Murah, aktif, senang, dan gurupun bisa santai kipas-kipas tinggal mengawasi doang, heheh..

Kadang yang dibutuhkan hanya sebatang kapur. Buat aja gambar sistem peredaran darah raksasa di lapangan (gak usah terlalu ribet, yang pentingnya jantung. Tubuh dan paru-paru pakai tulisan saja sudah cukup), lalu KITA BISA MAIN!!! Anak-anak pura-pura jadi darah, muterin deh itu dari jantung ke tubuh lalu ke jantung lagi keluar dan masuk ke paru-paru keluar ke jantung lagi. Bisa juga ada anak yang berperan menjadi oksigen dan CO2. Berpegangan tangan dengan darah.

Main puzzle, yuk! Cari gambar Indonesia yang agak besar, fotokopi banyak, lalu potong-potong berdasarkan propinsi. Seru! Kita bisa lomba puzzle sambil mempelajari letak-letak propinsi di Indonesia.

Jadi apa sih resep belajar aktif dan menyenangkan? Tidak lain hanya sekilo semangat, seliter antusias, dan sesendok humor.

Iklan

6 pemikiran pada “Kreatif itu Murah

  1. aku gak pernah tuh diajakkin maen ama guru aku hikss
    aku disuruh catat buku sampai abis buu..
    *cemberut, bibir monyong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s