Tulisan Anak II: Blog Khusus

Erick adalah anak baru di kelas enam. Hanya sebentar saat anak baru ini menjadi anak terakhir dari fave guru-guru. Termasuk saya.

Bener, loh! Saya bahkan gak pernah ingat kapan saya gak merasa jengkel dengan Erick. Kejengkelan terhadap anak ini, bukan kejengkelan biasa, tapi kejengkelan jenis tertentu yang bisa membuat guru jadi males masuk kelas yang bersangkutan berdiam. Entahlah, mungkin ada juga hubungannya dengan bahwa dia bukan anak kecil lagi. Anak-anak kelas 6 kan udah, bagaimana ya, muka kanak-kanaknya hampir benar-benar hilang. Dengan gaya bicara dan bertingkah persis seperti remaja masa kini. Tingkah yang kadang bikin kita, orang yang berada pada angkatan diatas mereka, jadi males banget nanggapinnya.

Hayooo, siapa yang gak ruwet liat gaya alay-alay anak jaman sekarang?

Tapi Erick itu memang anak yang kadang bener-bener bikin kesal sampai ke ubun-ubun. Tidak usahlah membicarakan apa yang sering membuat kesal itu. Bukan sesuatu yang istimewa juga. Hanya nakal-nakal yang biasa. Sama sekali tidak luar biasa. Dan bahkan, untuk menyatakan Erick dalam kategori ’nakal’ juga mungkin tidak adil bagi dia. Cukuplah maka dikatakan, bikin guru sering geregetan.

Satu hal yang sering membuat saya berputar otak adalah mencari apa yang hebat dilakukan oleh Erick. Saya suka bingung sendiri.

Kita tahu bahwa setiap orang pasti punya kelebihan atau kekurangan. Anak yang lemah di satu bidang seringnya hebat di bidang yang lain. Atau ada pula beberapa anak yang rasanya lemah di setiap bidang, ternyata bagus keterampilan sosialnya. Selalu membantu teman, orang yang, betapapun bahwa peringkat diatas kertasnya adalah terbawah di kelas, tapi ternyata dia anak yang dihargai secara positif oleh anak lain.

Erick?

Kita semua bingung.

Dia ganteng, itu kelebihannya. Dan rasanya seakan satu-satunya kelebihan anak itu. Nilai diatas kertas kacau balau dan begitupun secara nyatanya di kelas. Patuh juga susah. Ngomoooong melulu di kelas sesuatu yang gak ada artinya. Pembicaraan-pembicaraan alay anak jaman sekarang.

Dulu saya pernah berkata pada Erick untuk ambil kelas penyiaran. Siapa tau dia berbakat jadi penyiar radio atau apa. Karena jelas mulutnya tidak dapat berhenti berbicara. Dan melihat bahwa dia memang mendapat anugerah berupa ganteng, mungkin aja dia nanti jadi VJ MTV atau artis, heheh… Tapi Bahasa Inggrisnya harus bagus, doooong…..

Saya gak tau apakah saran saya itu pernah dipikirkannya.

Pada hari Jum’at, saya menemukan sebuah blog yang membuat saya agak terpukau. Memang saya mendapatkannya terjejak di salah satu komputer sekolah. Dari url-nya, saya tahu bahwa itu punya Erick. Tapi saat meng-klik url tersebut, saya sama sekali tidak menyangka apa yang kemudian saya temukan.

Pertama, saya gak mengira Erick punya blog. Erick itu, loh! Dia memang sering OL, tapi biasanya hanya berputar di facebook. Itupun sibuk dengan game PointBlack aja, nampaknya.

Ternyata Erick punya blog? Wah, kejutan luarbiasa ini!

Kedua, saya sampe hapal dengan isinya blog. Yaaa, begitu-begitu aja. Lagi bete karena, ini, foto artis… Begitulah. Dengan bahasa, sekali lagi, alay… Huruf mencilak bikin sakit mata.

Tapi blognya Erick ini beda.

Saya melihat, nampaknya sudah lama dia mengisi blog-nya secara rutin. Dan hanya terdiri dari satu tema saja. Sulap.

Iya, sulap.

Isi postingannya adalah berbagai macam trick sulap, caranya, dan beberapa nasihat untuk para pemula banget.

Sungguh kejutan! Saya gak pernah tahu kalau Eric tertarik, dan nampaknya, sudah lama belajar sulap.

Tersenyum sendiri.

we believe that everyone

of us has special talents

Iklan

2 pemikiran pada “Tulisan Anak II: Blog Khusus

  1. Saya sangat percaya, bahwa setiap orang memiliki kelebihannya. Masih ingat dengan kata mutiara seperti ini Cekgu: “Janganlah kau menghina orang lain, karena setiap sesuatu punya kelebihannya” Beruntung Erick memiliki guru yang senantiasa berpikir positif, sehingga tidak memojokkannya atau menjadikannya contoh buruk bagi teman-temannya. Ada banyak anak-anak di sekolah lain yang tak mendapat perhatian secara pas oleh gurunya, sehingga bakatnya tak tergali dengan baik…

    Btw, kasi dong url-nya erick… pengen lihat, seperti apa blognya… 🙂

  2. we believe that everyone
    of us has special talents

    Ya itu intinya …
    Saya tidak tau apa jadinya jika Erik ada di dalam salah satu daftar trainee saya …
    hehehe …

    tetapi yang jelas …
    Ganteng … Doyan Ngomong gak penting … Alay … Pesulap…
    Klop sudah …
    seperti …. seperti ….
    seperti siapa ya …?

    salam saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s