Gak Enak Jadi kakak

Anak-anak kelas 3 SD kadang masih terbawa kebiasaan. Kalo denger bel istirahat berdering pada jam 9.30 pagi, mereka bersorak.

Hore!!! Istirahat!!

Lalu guru akan mengingatkan:

’Eh, ini kan bel istirahat adik kelas. Kalo kakak kelas istirahatnya nanti seperempat jam lagi.’

’Oh, iyaaa…’

’Sekarang kan udah jadi kakak, loh!’

Jam 12 masih juga ngacir ke ruang makan yang tentu diingatkan.

’Kakak kelas tiga, makan siangnya nanti loh setelah shalat Dzuhur berjama’ah…’

Oh, iyaaaaaa!!!

Tadi saat mengawasi istirahat, Farhan, salah sorang anak kelas 3 menghampiri saya.

’Bu Alifia, ternyata jadi kakak kelas itu gak enak. Aku gak sukaaaa….’

Loh, kenapa gitu?

’Iyaaa, soalnya jadi kakak itu musti ngalah terus sama adik. Sebel banget!! Aku pengen main ayunan, tapi banyak adik-adik pengen main juga. Aku kan harus ngalah…’

Oooo…

’Trus harus ngejagain adik-adik kelas. Aku gak sukaaaa….. Jadi kakak gak enak banget, sih!!’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s