Ternyata Penuh Kepalsuan, Bu!

Beberapa hari yang lalu anak-anak kelas 5 dan 6 mendapat kesempatan untuk mengamati bagaimana proses produksi sebuah acara TV berlangsung. Sebenernya, cuma jadi penonton aja sih. Di salah satu acara lawak yang cukup terkenal yang kayaknya sih semua orang tahu. Ituloh, yang pemainnya suka ngancurin set panggung.

Maka jadi pembicaraan yang panas juga apakah kita akan memenuhi undangan tersebut atau tidak. Pada akhirnya, kami memenuhinya. Besoknya, saya minta anak-anak menceritakannya di depan kelas. Cukup baik juga mereka melaporkan pengalaman tersebut. Runtut dan jelas. Semuanya mengatakan bahwa mereka senang telah mendapatkan kesempatan melihat lebih dekat tentang proses produksi sebuah acara televisi.

Itu pendapat mereka saat melaksanakan tugas yaitu melaporkan dan menceritakan kembali. Tapi, bagaimana keluhan mereka?

Hampir semua anak bilang bete dan bosen. Sebab acaranya berlangsung lama sekali.

’Saya sampai khawatir keburu kiamat duluan, Bu, sebelum kita boleh pulang. Abisnya lamaaaaaa banget.’

’Iyaaa, dan laper. Kita kan gak tau kalo lamaaaa…’

Loh, bukannya guru-guru udah bilang bawa bekal karena kemungkinan kita akan lama sekali di dalam studio.<br

’Tapi kan kita gak tau kalo selama ituuuuuuuu………’

Tapi seru, kan?

’Apaaan, banyak bohongnya ternyata.’

Semua anak mengangguk kepala.

’Tau gak, Bu. Ternyata, itu gak lucu. Pokoknya gak lucu. Dorong-dorongan aja di panggung. Bosen.’

’Iya, Bu. Tapi kita disuruh ketawa. Ada aba-abanya kita disuruh ketawa. Menyebalkan! Kan gak lucu tapi dipaksa buat ketawa.’

’Iya, Bu. Ternyata orang-orang yang ketawa-tawa itu terpaksa. Harus ketawa. Trus ada lagi aba-aba yang lain kayak ngomong ’eaaa-eaaaa’ itu, juga terpaksa, Bu. Tepok tangan juga disuruh-suruh, huh! Menyebalkan!’

’Iya menyebalkan!’

’Pokoknya TV itu penuh kepalsuan!’

Baru tau, ya, kalian hehe…

4 thoughts on “Ternyata Penuh Kepalsuan, Bu!

  1. masa sih?? tapi di tv keliatan lucu juga..
    kalo dikasi aba-aba gitu kayaknya emang agak memaksa yaa..
    apalagi kalo yang jadi penonton live nya anak-anak..
    hmm..

  2. Kalo sitcom di luar negeri, katanya pake rekaman suara tawa
    Aktor n aktrisnya ngerasa jengah gak ya :p
    Diketawain sama orang yg gak keliatan

    Aku kurang suka tuh ama acara lawak berbumbu “kegiatan” menghancurkan styrofoam
    Limbah styrofoam loh…limbahhh…😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s