Menunggu

Beberapa saat yang lalu saya bertemu dengan seorang ibu yang bersungut-sungut dan luarbiasa marah di ruang tunggu di rumah sakit. Kesel aja karena sudah nongkrong di situ dari pagi tapi sampe hampir maghrib masih juga belum selesai. Bicaranya begitu berapi-api menyatakan bahwa dia datang dari jauh (Sukabumi) dan berasa capek banget dengan nunggu menunggu ini. Saat itu saya tahu bahwa anaknya sang ibu ini adalah salah satu pasien baru.

Menunggu, gak dimana mana kayaknya udah jadi hal yang lumrah. Gak di negara kita gak di negara paling maju sekalipun yang namanya menunggu itu udah jadi peristiwa yang wajar. Tapi tetep aja rasanya suntuk bener jika kita sedang mengalaminya. Ditambah suntuk kalo suasana hati kita sedang deg-deg-gan dan khawatir pun bila durasinya seakan tak masuk akal.

Lanjut baca…

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s