Berdamai dengan Konflik

In A Better World adalah tipikal film yang saya sukai yaitu membuka banyak interpretasi si penonton. Ini bukanlah film popular ala Hollywood, tapi kemudian jadi popular juga setelah menang Oscar dan Golden Globes sebagai film asing terbaik. Hal yang saya tarik dalam kisah ini adalah sebuah pertanyaan mengenai apakah kita harus merubah apa yang selama ini kita yakini.

Anton adalah seorang dokter relawan yang bekerja di salah satu titik konflik kekerasan di Sudan. Gak jelas juga apakah kenyataan bahwa dia jauh dari pasangannya kemudian melahirkan konflik rumah tangga ataukah karena konfliklah dia kemudian memilih untuk pergi jauh dari rumah. Tapi yang jelas, Anton sudah terlihat kelelahan saat kita bertemu dengannya. Bukan lelah karena pekerjaannya yang seakan tanpa jeda istirahat, namun kenyataan bahwa dia sesugguhnya tidak membereskan apa yang berantakan, tapi hanya sekedar tukang cuci pakaian kotor yang kemudian akan kotor lagi. Pekerjaan yang tidak berkesudahan. Bagaimana tidak, pasien-pasien yang datang kepadanya pada kenyataannya adalah korban-korban tindakan kekerasan dari gangster yang bermukim dan mengklaim ini semua bagian dari wilayahnya.

Sampai kemudian sang kepala gangster datang dengan betis sobek besar dikerubungi ratusan belatung hidup yang nampaknya sedang asik berpesta. Dia memohon pertolongan kepada Anton. Maka, apa yang dia lakukan?
Lanjut baca..

2 thoughts on “Berdamai dengan Konflik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s