Sekilat Info

Rada ribetnya dengan pelajaran IPS (dan PKN) tingkat SD di kelas 4-6 adalah, walaupun rasanya begitu sesak yang dituntut oleh kurikulum musti dibahas di kelas, tetep aja rasanya kurang juga. Saya selalu berpendapat bahwa pelajaran IPS seharusnya menyentuh kasus-kasus yang sedang hangat terjadi pula bukan hanya tersedak pada begitu bejubelnya sejarah negeri tercinta ini pun pembahasan keadaan geografisnya. Saya bener-bener  berasa pengen muntah juga harus maksa nyuapin segala garis waktu dari mulai kerajaan Hindu-Buddha tahun 700an sampai dengan KMB. Belon lagi UU dari UU daerah sampai pusat, struktur pemerintahan, dan fakta-fakta geografi se-Indonesia plus ASEAN dan dunia pula.

ASTAGANAGANAGANAGANAGA!

Maka gak heran saat suatu ketika ada anak kelas 5 ngejar-ngejar dan mengeluh betapa sulitnya dia memahami dan menghafal SEMUA tokoh di kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha-Islam di Indonesia yang bjubel itu (belon lagi SEMUA peninggalan sejarah baik candi sampai ke karya sastra dan segambreg Mpu-Mpu yang sama sekali gak terbayangkan dan rasanya ketuker-tuker agama dan karyanya ituuuuu), seorang anak kelas 6 yang ternyengir-nyengir mendengarkan serta merta berkomentar:

‘Nikmatin aja, woi! Selamat deh! Pelajaran IPS di kelas lima! Belon juga nyampe ke Belanda masuk Indonesia.’

Kalo di kelas enam, lebih mudah?

‘Tambah ribet, Bu! Indonesia aja kita masih meraba-raba. Ini lagi pake musti ngapalin etnis-etnis di Filiphina, di Malaysia, sistem pemerintahan Brunai. Belon lagi konflik di Kamboja. Sumpah, deh, Bu! Bikin gila!’

Nikmatin ajalah!

Tapi sebagaimanapun menyesakkannya, saya kira kasus yang sedang seru berjalan pun gak kalah pentingnya. Beberapanya sih bisa kita siasati dengan mengambil jam kosong yang jatahnya renang dua minggu sekali untuk memutarkan film yang berkaitan dengan itu. Tapi, kan, tidak semua ada filmnya yang sesuai dengan anak-anak. Maka saya sekarang mengambil waktu beberapa menit untuk mengulas kasus yang sedang terjadi.

Sengketa tanah TNI vs Masyarakat misalnya. Atau ruwetnya masalah TKI di beberapa Negara. Kadang saya membahas peristiwa di Negara lain seperti pembantaian etnis di Rwanda atau kasus menarik tentang suku Pigmi di Afrika.

Anak-anak pertamanya rada sewot juga, tuh! Perasaan tambah banyak aja, Buuuu….. Puyeng, ah!

Anak-anak jaman sekarang bukan tipe penonton berita dan pembaca yang tangguh seperti jaman kita masih kecil dulu. Buku bersaing ketat dengan sinetron TV (anak SD pun udah pada kecanduan sinetron, lowh!) belom lagi PS, facebook dan……….. BBM.

Iyaaaaa!

Bahkan anak kelas 3 SD udah sering ngegerecokin saya nanya-nanya: Ibu pin-nya apa?

Jadi saya bilang kepada mereka, gak usah dipusingin. Ini sekilat info gak akan keluar di ulangan dari Ibu. Anggap aja Ibu pembaca berita di depan kelas. Ibu harap kalian tertarik untuk mendiskusikannya barang 15 menit. Tapi kalau tidak, ya, gak maksa juga. Kita akan langsung ke kuis.

Kelas saya selalu diawali dengan kuis untuk menghangatkan pembahasan. Tapi tenang aja, kuisnya menyenangkan dan saya usahakan anak-anak bergerak dengan lari-larian memasang jawaban atau ke tempat jawaban atau hanya mengibarkan bendera kecil. Dan anak-anak juga selalu hepi saat kuis berlangsung.

Jadi seakan aneh juga, sih, ya pada saat saya menerangkan sekilat info. Rasanya kayak cuap-cuap aja yang anak-anak gak tertarik sama sekali hanya sekedar menunggu sampai selesai lalu bersorak saat kuis dimulai.

Bertanya-tanya juga kadang ini anak-anak sebetulnya ngeh apa jangan-jangan masuk kuping kiri lalu dimuntahin gitu aja? Sekedar lewat?

Maka beberapa hari yang lalu, selepas pembacaan sekilat info itu, saya mengajukan satu pertanyaan ke semua anak:

Pertemuan yang selanjutnya kalian pengen diceritain tentang apa?

Jawaban anak-anak: bengong! Angkat bahu.

Terserah Ibu, laaah!

Tapi beberapa saat lalu, jawaban itu berubah. Walaupun di jawab via SMS ke HP saya:

‘Bu, besok bahas tentang kasus Rawagede, dong! Emang gimana, sih, ceritanya?’

Lalu..

Udah, deh! Gak usah kuis hari ini. Masih seru, niih…

Dan SMS hari ini adalah:

‘Bu, besok masuk, kan? Gimana kalo kita diskusi tentang bom bunuh diri.’

*hek!

2 thoughts on “Sekilat Info

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s