Bungkus Rokok

Barang ‘terlarang’ yang paling familiar dalam hidup saya adalah rokok. Saya kira hampir semua menganggukan kepala untuk pernyataan ini. Hampir seluruh hidup saya dilakonin sama para perokok. Dan bahkan sampai saat ini.

Ayah saya seorang perokok kelas cukup berat nampaknya. Tiada hari tanpa rokok. Walaupun tidak sebrengsek itu sampai di dalam rumah masih mengebulkan asap, tidak. Dan tidak pernah juga beliau sebegitu bangsatnya (maafkan kata-kata saya ini tapi ini memang maksudnya buat menyindir!) sampe nyuruh anak untuk beli rokok di warung. Biasanya beliau merokok itu di warung depan rumah atau di pelataran kebun bersama rekan-rekannya.

Lanjut baca..

Iklan

Satu pemikiran pada “Bungkus Rokok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s